A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 51
Function: _userAgent

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/bppkp/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/bppkp/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 168
Function: _userAgent

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/bppkp/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/bppkp/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/bppkp/public_html/system/core/Exceptions.php:271)

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 23

Backtrace:

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 23
Function: setcookie

File: /home/bppkp/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/bppkp/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabupaten Magelang

DISEMINASI UNTUK MEMPERCEPAT PENYEBARAN INFORMASI TEKNOLOGI

HAFID ADI NUGROHO, SP PENYULUH PERTANIAN BPP KEC. CANDIMULYO Informasi Publik


Diseminasi adalah suatu kegiatan yang ditujukan kepada kelompok target atau individu agar mereka memperoleh informasi, sehingga timbul kesadaran, menerima, dan akhirnya memanfaatkan informasi tersebut. Istilah umumnya yang digunakan sebagai sinonim dari “penyebaran”. atas dasar pengertian itu dalam kaitannya dengan inovasi teknologi pertanian, diseminasi dapat diartikan sebagai kegiatan penyebarluasan teknologi pertanian spesifik lokasi.


Kegiatan diseminasi teknologi pertanian bertujuan meningkatkan adopsi dan inovasi pertanian hasil penelitian dan pengkajian melalui berbagai kegiatan komunikasi, promosi dan komersialisasi serta penyebaran paket teknologi unggul yang dibutuhkan dan menghasilkan nilai tambah bagi berbagai khalayak pengguna dan menyelenggarakan kegiatan penyebarluasan materi penyuluhan baik secara tercetak maupun media elektronik.


Di KWT Dewi Sri Jogowisan Mejing Candimulyo baru saja dilakukan diseminasi teknologi tentang pengolahan makanan berbahan baku lokal. Pelaku diseminasi adalah ibu Suryatun Ketua KWT Dewi Sri yang beberapa waktu lalu mengikuti pelatihan pegolahan makanan berbahan baku lokal. Pada kesempatan kali ini didiseminasikan teknologi pengolahan aneka ubi – ubian menjadi makanan jaman now. Pada saat ini generasi muda atau anak – anak jika disuruh mengkonsumsi aneka ubi – ubian seperti singkong, talas atau ubi jalar dengan olahan yang biasa – biasa saja seperti direbus atau digoreng pasti akan ogah – ogahan. Oleh karena itu perlu ada modernisasi olahan pangan ubi – ubian agar bisa menarik perhatian dan minat menikmati bagi anak – anak dan juga meningkatkan nilai ekonomis dari ubi – ubian tersebut. Modernisasi ubi – ubian itu antara lain dari segi tampilan dibuat yang kekinian, dari segi rasa dibuat agar seakrab mungkin dengan lidah – lidah generasi jaman now. Contoh olahan itu antara lain Kembang Goyang Ubi Jalar, Burger Juara dari Singkong, Cookies Talas Fiesta.

Pada kesempatan kali di KWT Dewi Sri baru bisa didesiminasikan pembuaan Kembang Goyang Ubi Jalar. Bahan yang diperlukan antara lain 250 gr ubi jalar kukus, 500 gr tepung terigu serbaguna, 500 gr tapioka (mocaf), 20 gr tepung ui jalar, 180 gr gula pasir (menurut selera), 1 sdm garam, 3 butir kuning telur, 1 lt minyak goreng, 5 sdm wijen.

Cara pembuatan :

  • Kupas, cuci bersih ubi, timbang, kukus atau rebus sampai empuk (blender dengan air mineral 1 litr kemudian saring dan pisahkan ampasnya
  • Campur terigu, tapioka, tepung ubi dan garam (bahan B)
  • Kocok gula dan kuning telur sampai rata,masukkan air blenderan ubi yang sudah disaring sambil dimixer bergantian masukkan bahan B sambil terus diaduk sampai rata
  • Siapkan alat untuk menggoreng dan toples untuk tempat yang sudah matang
  • Panaskan minyak dan letakkan cetakan kembang goyag dalam minyak panas lau angkat dan celupkan dalam adonan cair tadi (hati – hati jangan sampai tercelup seluruh cetakan) kemudian angkat da celupkan dalam miyak yang panas dan goyang – goyangkan sampai adonan terlepas dan mengapung dalam minyak panas selama beberapa menit / sampai matang dan keras renyah, angkat dan tiriskan

Ulangi sampai adonan habis