A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 51
Function: _userAgent

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/bppkp/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/bppkp/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 168
Function: _userAgent

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/bppkp/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/bppkp/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/bppkp/public_html/system/core/Exceptions.php:271)

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 23

Backtrace:

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 23
Function: setcookie

File: /home/bppkp/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/bppkp/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabupaten Magelang

Forum Penyuluh, Petani Dan Peneliti Untuk Memperkuat Sinergitas Kelembagaan Penyuluhan - Penelitian

BPPKP Berita Terkini

Kerjasama menjadi suatu hal yang harus dilaksanakan pada era saat ini. Dengan adanya kerjasama dan kolaburasi antar lembaga maka akan sangat berdampak positif terhadap peningkatan kapasitas, kemampuan dan pelayanan lembaga pemerintah terhadap masyarakat.

Atas dasar itu lah maka BPPKP dengan dukungan penuh Bupati Magelang melalui APBD menyelenggarakan kegiatan “Temu Penyuluh dan Peneliti” suatu sarana untuk memperkuat fungsi dan kapasitas kelembagaan penyuluhan.

Hadir dalam forum itu Peneliti dari BPTP Provinsi Jawa Tengah yaitu Bapak Ir. Samijan,Msi dan Ir. Yusuf Setiabudi, M.Si beliau yang merupakan Kepala Bidang Ekonomi di Balitbang Propinsi Jawa Tengah. Sementara itu dari BPPKP menghadirkan penyuluh PNS maupun THL-PB yang berada pada lokasi 21 Kecamatan, penyuluh swadaya dan pelaku usaha pertanian organik yang ada di Kabupaten Magelang.

Bapak Ir. Samijan,Msi yang merupakan salah satu peneliti Madya mempresentasikan materi yang berjudul : PRINSIP PENTING MEMBANGUN PERTANIAN ORGANIK


Dalam presentasinya, beliau menyampaikan bahwa Hal  penting dalam membangun pertanian organik adalah :

  1. Identifikasi peluang pasar  (kunci utama)
  2. Identifikasi potensi lokal kawasan untuk pengembangan
  3. Jangan ambil kawasan yang tidak mendukung dalam pengembangan kawasan organik.
  4. Identifikasi komoditas yang siap untuk dikembangkan dan petani yang peduli dalam pengembangan pertanian organik. Tidak kurang dari 60 %, petani masa bodoh dan tidak peduli yang penting saya bisa panen. Sehingga Sering terjadi secara sembunyi-sembunyi menggunakan pestisida kimiawi untuk tanamannya
  5. Identifikasi peluang integrasi usaha tani ini merupakan kunci ke dua.

Biasanya ada integrasi tanaman dan ternak dan kalau hal ini tidak ditemukan pasti akan kecil kemungkinan untuk memberikan pupuk organik.

Selanjutnya beliau menyampaikan pula bahwa kerangka utama membangun pertanian organik adalah yang penting bagaimana penggunaan pupuk pestisida bisa diturunkan dan diganti dengan Pupuk organik dan pestisida hayati.

Pastikan target produk yang akan dihasilkan merupakan produksi Prima atau organic dan tentukan pula target waktu dan area pengembangannya.

Siapkan swadaya organik yaitu dengan membangun kesiapan pembenihan secara mandiri serta bangun pula  kesiapan ekologi, dan tata kelola air.

Setelah itu semua maka selanjutnya kita perlu merencanakan perintis pengelola pasca panen dan  pemasaran

Bapak Ir. Yusuf Setiabudi, M.Si menyampaikan materi : Peran Kelitbangangan Dalam Mendukung Penguatan Ketahanan Pangan. Dimana tugas pokok bidang ini adalah perumusan kebijakan dalam penelitian dan pengembangan ekonomi. Menurut beliau bahwa ada link yang masih terputus antara litbang dengan lembaga penyuluhan, hilirisasi dan komersialisasi. Oleh karena itu tugas dari Balitbang adalah perantara teknologi yang menghubungkan pengguna dan peneliti. Belia pun menyampaikan tugas-tugas litbang yang meliputi 7 poin, yaitu : penelitian, pengembangan, penerapan, perekayasaan, pengkajian, operasional dan evaluasi kebijakan.

Hal yang telah dilakukan lembaga ini yaitu melakukan Penelitian pertembakauan, pelatihan Olahan pangan di kaliangkrik. Pengembangan enthok dan itik, Inisiasi rintisa agro teknologi park berbasis komoditas perikanan, peningkatan Peranan UKM pangan (analisis on fam – of farm)

Dalam sessi tanya jawab peserta cukup antusias, ada beberapa pertanyaan yang diajukan oleh penyuluh, diantaranya Pertanyaan dari Muhammad Ashadi merupakan anggota kelompok pemuda tani Asyifa di Grabag. 

  • Bagaimana cara membuat Sistem pengoposan terbuka?... karena kompos menjadi bahan utama, stater apa yang digunakan dan bagaimana untuk memperolehnya apakah bisa buat sendiri atau harus beli?
  • Sertifikasi produk. produk (beras premium itu termasuk prima berapa? Untuk luas lahan 4000 m sdah 100 % organic, tapi pengairan belum sesuai,  produknya prima berapa?
  • Kalau mau sertifikasi apa harus mulai prima 1

Peserta lainnya juga banyak memberi pertanyaan seputar pertanian organik dan dengan pertanyaan ini maka peserta lebih bisa memahami konsep dan pelaksanaan pengambangan pertanian organik sedangkan narasumber juga bisa lebih mengembangkan penelitiannya sesuai dengan kondisi dan perkembangan yang ada di masyarakat saat ini.