A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 51
Function: _userAgent

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/bppkp/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/bppkp/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 168
Function: _userAgent

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/bppkp/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/bppkp/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/bppkp/public_html/system/core/Exceptions.php:271)

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 23

Backtrace:

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 23
Function: setcookie

File: /home/bppkp/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/bppkp/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabupaten Magelang

Pengembangan Potensi Cengkeh melalui Sekolah Lapang di Desa Genito Windusari

BPPKP Berita Terkini

Kecamatan Windusari terutama wilayah bagian atas, cengkeh merupakan potensi daerah yang penting untuk dikembangkan selain tembakau. Salah satunya daerah yang memiliki potensi ini adalah Desa Genito. untuk menindak lanjuti hal ini maka melalui anggaran dari Set Bakorluh Provinsi Jawa Tengah diselenggarakan kegaitan Sekolah Lapang Budidaya Tanaman Cengkeh.

Menurut salah satu tokoh APTI Kec. Windusari, Bp. Trasmantoyo, Cengkeh merupakan salah satu komoditas perkebunan yang memiliki prospek bagus. Selain harga cengkeh yang tinggi, perawatan yang murah dan mudah menjadikan alasan mengapa komoditas ini menjadi lebih disenangi oleh petani. oleh karena itu perlu mendapat dukungan dari pemerintah.

Selain anggota kelompok tani Sejati Makmur yang merupakan peserta, dalam acara Sekolah Lapang ini hadir pula sebagai fasilitator yaitu Bapak Mujimin Heri Subagya, SST yang merupakan Penyuluh Kehutanan BPPKP Kab. Magelang), Bapak Tri Asmoro, beliau sebagai Penyuluh Kehutanan Kecamatan Bandongan dan Wahyudi, SST Penyuluh Pertanian Desa Genito, dan Bapak Trasmantoyo yang merupakan pengurus APTI Kecamatan Windusari.

Salah satu kelemahan yang dihadapi petani cengkeh di Windusari, selama ini petani cengkeh masih belum bisa mengoptimalkan produksi baik kualitas maupun kuantitas. Kebanyakan petani  hanya melakukan budidaya secara turun temurun/ tradisional tanpa memperhatikan bagaimana meningkatkan produktivitas dan kualitas cengkeh yang berorientasi pada pasar. Hal  tersebut dikarenakan petani cengkeh sendiri belum paham dengan teknologi budidaya yang direkomendasikan pemerintah.

Sekolah lapang (SL) merupakan salah satu metode penyuluhan yang banyak digunakan oleh penyuluh untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan petani. Dengan dukungan anggaran dari Provinsi Jawa Tengah maka kegiatan ini bisa dilaksanakan. Kegiatan Sekolah Lapang Budidaya Cengkeh diikuti oleh 20 orang anggota kelompoktani Sejati Makmur.

Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini yaitu kegiatan sekolah lapang budidaya cengkeh, petani menjadi lebih memahami dan terampil dalam melakukan perawatan tanaman cengkeh yang baik sehingga peningkatan produksi bisa tercapai.

Kegiatan Sekolah Lapang budidaya cengkeh dilaksanakan yang diawali dengan persiapan bibit, lahan, tanam, perawatan dan panen oleh peserta. Sesuai dengan arahan dari petugas peserta sekolah lapang mengikuti kegiatan  baik diskusi/ceramah di  ruangan maupun praktek lapangan dengan baik.  Peserta bersemangat dan antusias dalam seluruh rangkaian kegiatan Sekolah Lapang.

Untuk lebih meyakinkan petani cengkeh peserta SL maka sesuai kesepakatan akan diadakan Field Trip/ studi banding ke daerah atau kelompok tani cengkeh lain sebagai sarana pembelajaran melihat dan konsultasi secara langsung dengan petani yang telah berkembang lebih baik. Biaya yang digunakan dalam kegiatan studi banding ini ditanggung oleh masing-masing peserta secara swadaya.