A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 51
Function: _userAgent

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/bppkp/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/bppkp/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 168
Function: _userAgent

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/bppkp/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/bppkp/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/bppkp/public_html/system/core/Exceptions.php:271)

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 23

Backtrace:

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 23
Function: setcookie

File: /home/bppkp/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/bppkp/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabupaten Magelang

TEMBAKAU SALAH SATU KOMODITAS UNGGULAN KECAMATAN WINDUSARI

BPPKP/BP3K Windusari Berita Terkini

Tembakau  merupakan salah satu komoditas pertanian unggulan di Kecamatan Windusari. Dalam setahun luas tanam tembakau di Kecamatan windusari bisa mencapai 1.000 ha. Musim kemarau yang panjang seperti yang saat ini terjadi, ternyata berdampak cukup baik terhadap kualitas tembakau yang dihasilkan petani. Sehingga harga jual di tingkat petani menjadi lebih tinggi.

Dengan harga daun tembakau yang saat ini bisa mencapi Rp. +10.000/kg tentunya membuat petani tembakau cukup senang meskipun ditengah gejolak naiknya nilai tukar dollar Amerika yang semakin tinggi tidak berpengaruh terhadap terhadap penurunan harga tembakau bahkan justru berpengaruh dalam kenaikan harga tembakau dalam negeri akibat tingginya harga tembakau impor sehingga ikut mendongkrak kenaikan harga tembakau dalam negeri.

Tanaman tembakau merupakan salah satu komoditas yang menjadi penggerak roda ekonomi masyarakat di Kecamatan Windusari Kabupaten Magelang. Banyaknya jumlah warga masyarakat yang terlibat dalam sistem pasar tembakau mulai dari penyedia bibit tembakau, petani pembudidaya tembakau, buruh tani tembakau, penyedia sarana produksi dan pengolah tembakau bahkan pekerja musiman. Di sektor distribusi ada pedagang besar dan pedagang pengecer tembakau serta jasa transportasi, perbankan dan pengarijin keranjang tembakau dan banyak kompponen lainnya yang tergantung dalam sistem perdagangan tembakau. Semua omponen tersebut akan memperoleh penghasilan yang cukup baik jika harga tembakau bagus dan sebaliknya jika harga tembakau anjlok maka kegiatan ekonomi masyarakat pun bisa terhambat.


Di desa-desa sentra tembakau di Kecamatan Windusari seperti Gunungsari, Kalijoso, Ngemplak, Mangunsari, Genito, Wonoroto, Tanjungsari, Pasangsari, Girimulyo dan Dampit sebagian besar tenaga kerja di wilayah tersebut banyak aktif terlibat dalam pengolahan tembakau pada saat musim panen tiba. Sedangkan Desa Kentengsari dan Candisari merupakan wilayah sentra pengrajin keranjang tembakau. Harga jual keranjang tembakau pada saat ini Rp. 120.000/pasang. Dengan kata lain kegiatan pertembakauan di Kecamatan Windusari telah mampu menyerap tenaga kerja petani yang cukup banyak.

Beberapa yang masih perlu mendapat perhatian dalam pertembakauan di Kecamatan Windusari adalah masalah teknologi budidaya yang masih rendah dan kelembagaan petani tembakau APTI yang belum berfungsi secara optimal. Oleh karena itu diperlukan penguatan kelembagaan petani tembakau disamping juga pemberian penyuluhan mengenai teknik budidaya tanaman tembakau yang baik.

Untuk lebih memperkuat kemampuan lembaga petani tembakau di Kecamatan Windusari diperlukan program dan kegiatan yang akan meningkatkan kemampuan kelompok dan anggotanya. Untuk itu maka pengurus dan anggota APTI tingkat Kecamatan Windusari telah mengadakan pertemuan yang diselenggarakan pada hari Senin tanggal 31 Agustus 2015. Acara dibuka pada pukul 09.00 pagi dengan penyampaian materi tentang Penguatan Kelembagaan APTI yang disampaikan oleh Kepala Desa Genito (Trasmantoyo) selaku pengurus APTI di Kecamatan Windusari. Pukul 11.15 dilanjutkan dengan materi budidaya tembakau yang disampaikan oleh Bapak Sugiarto, SP yang merupakan Koordinator BPPK Kecamatan Windusari.

Pada kesempatan ini hadir Pengurus APTI Kecamatan Windusari, Perwakilan anggota APTI Kecamatan Windusari dari masing-masing desa sentra tembakau serta Penyuluh BPPK Kecamatan Windusari. Dalam pertemuan ini ditekankan bahwa APTI yang merupakan lembaga ekonomi petani tembakau haruslah memiliki arah tujuan dan program kerja yang bisa menjadi landasan untuk memperjuangkan kebutuhan para petani tembakau sebagai anggotanya. Sehingga petani tembakau di kecamatan Windusari merasa memilki wadah kegiatan yang bermanfaat. Salah satu program kerja yang dihasilkan dalam pertemuan ini adalah perlunya penggalangan dana secara swadaya untuk kegiatan Field Trip APTI Kecamatan Windusari ke sentra tembakau di daerah lain dan pengumpulan modal awal koperasi seperti halnya yang disampaikan oleh Bapak Trasmantyo salah satu pengurus APTI kecamatan Windusari (BPPKP/ belanegara).