A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 51
Function: _userAgent

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/bppkp/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/bppkp/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 168
Function: _userAgent

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/bppkp/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/bppkp/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/bppkp/public_html/system/core/Exceptions.php:271)

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 23

Backtrace:

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 23
Function: setcookie

File: /home/bppkp/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/bppkp/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabupaten Magelang

TEMU KARYA TINGKAT KECAMATAN DI BPP CANDIMULYO

HAFID ADI NUGROHO, SP PENYULUH PERTANIAN BPP CANDIMULYO Berita Terkini


Pada hari Selasa 5 Desember 2017 di BPP Kecamatan Candimulyo dilaksanakan kegiatan Temu Karya Tingkat Kecamatan. Temu Karya adalah salah satu metode penyuluhan yang mempertemukan antara petani/nelayan/penyuluh pertanian untuk bertukar pikiran dan pengalaman serta belajar atau saling mengajarkan sesuatu keterampilan. Bentuk kegiatan temu karya berupa ungkapan pengalaman, pemikiran, atau peragaan keterampilan, inovasi teknologi, penemuan teknologi dan modifikasi teknologi.

Temu karya bertujuan untuk: 1) Membuka kesempatan untuk melakukan tukar menukar pengalaman dan keterampilan; 2) Menyalurkan teknologi di kalangan petani /nelayan secara langsung dan lebih cepat; 3) Memperluas cakrawala berpikir terhadap sesuatu hal yang dibicarakan; 4) Mendidik untuk dapat berfikir secara skematis; 5) Belajar untuk dapat mengendalikan diri; 6) Meningkatkan keakraban antarpetani/nelayan.

BPP Candimulyo ada 10 orang penyuluh pertanian. Dari 10 penyuluh tersebut masing – masing mengajukan karya yang dihasilkan baik karya berupa teknologi tepat guna, teknologi inovasi ( penemuan teknologi yang belum pernah ada), modifikasi teknologi dan karya sosial. dari 10 karya tersebut lalu dipilih 3 terbaik karya untuk ditampilkan dalam Temu Karya hari ini. 3 karya terbaik tersebut adalah Minuman Serai Serbuk Rasa Jahe karya Endah Puji Lestari, SPt; Light Trap Sederhana karya Christadi Gunawan dan Alat Pengobatan Jamu Ternak dan Jamu Pencernakan Pada Ternak karya Sarindi.


Paparan pertama adalah Minuman Serai Serbuk Rasa Jahe karya Endah Puji Lestari, SPt. Pada paparannya dijelaskan sekilas tentang tanaman serai. Dijelaskan pula bahwa serai mempunyai banyak manfaat baik dibidang kesehatan maupun kecantikan. Dibidang kesehatan serai bisa untuk menjaga kesehatan pencernaan, Mengurangi kolesterol jahat, mengandung antioksidan,  mengatasi diabetes, membantu menurunkan berat badan. Serai dipilih karena di Candimulyo serai sangat banyak dan harga jualnya masih rendah. Serai dibuat minuman serbuk instan karena sasarannya adalah konsumen perkotaan yang ingin minuman menyehatkan tapi tidak direpotkan dalam pembuatannya. Dijelaskan pula alat bahan dan cara pembuatan minuman serai serbuk rasa jahe.

Bahan :

Serai dan Jahe

Alat :

  1. Pisau
  2. Telenan
  3. Mesing pemotong
  4. Kompor
  5. Wajan
  6. Solet
  7. Blender
  8. Timbangan digital
  9. Kantong teh celup
  10. Sealer
  11. Plastik kemasan
  12. Kertas label

Cara Pembuatan Serbuk Serai :

  1. Serai dicuci dengan air bersih sampai benar-benar bersih....tiriskan
  2. Potong kecil kecil dengan menggunakan pisau atau alat pemotong
  3. Jemur dengan kering angin sampai berwarna kecoklatan
  4. Sangrai dengan api kecil sampai kering...dinginkan
  5. Blender serai yang telah disangrai sampai lembut

Cara Pembuatan Serbuk Jahe :

  1. Jahe dikupas kulitnya, dicuci dengan air bersih sampai benar-benar bersih tiriskan
  2. Iris tipis- tipis menggunakan pisau atau alat pemotong
  3. Jemur dengan kering angin sampai berwarna kecoklatan
  4. Sangrai dengan api kecil sampai kering dinginkan
  5. Blender jahe yang telah disangrai sampai lembut
  1. Serbuk serai dan serbuk jahe dicampur dengan perbandingan 1 kg serbuk serai dan 2 ons serbuk jahe
  2. Serbuk serai dan serbuk jahe yang telah dicampur kemudian dimasukkan dalam kantong teh celup kemudian ditimbang, dengan berat 2 gram dan disealer
  3. Kemasi dalam plastik kemasan dan diberi label

 

Paparan kedua adalah Light Trap Sederhana karya Christadi Gunawan. Pada paparannya disampaikan bahwa ini bukan teknologi baru ini hanya sebuah modifikasi teknologi yang sudah ada. Di Kecamatan Candimulyo sebenarnya sudah ada 2 unit Light Trap bantuan dari Pemerintah. Adanya light trap memang bermanfaat tetapi light trap bantuan dari pemerintah harganya mahal dan petani atau kelompok untuk pengadaan secara swadaya. Menghadapi masalah seperti itu maka muncul ide membuat light trap secara sederhana dengan cara kerja yang sama dan fungsi yang sama. Bahan – bahan yang dibutuhkan sangat sederhana, hanya sebatang pipa pralon ukuran ¾ dim dengan tinggi kurang lebih 150 – 200 m, corong plastik, palstik, lampu/ senter darurat, tutup panci bekas/ caping. Pembuatan juga cukup sederhana, semua bahan dirangkai secara utuh menjadi satu kesatuan light trap sederhana. Alat itu sudah bisa diletakkan disawah dan sudah bisa berfungsi memerangkap hama – hama pengganggu. Setiap sore hari menjelang malam lampu senter dinyalakan dan pagi hari lampu senter diisi ulang agar bisa digunakan lagi dimalam hari berikutnya.

Paparan terakhir yaitu Alat Pengobatan Jamu Ternak dan Jamu Pencernakan Pada Ternak karya Sarindi.

1.         Alat Aplikasi Jamu Ternak

·           Bahan :

a.      Pralon  ¼ dim

b.      Bambu belah ukuran 3 cm x 50 cm

c.      Selang diameter 1 cm

d.      Karet bekas ban dalam

·           Alat :

a.      Gergaji besi

b.      Golok

·           Cara Pembuatan :

a.      Siapkan pralon ¼ dim panjang 40 cm

b.      Bambu ukuran lebar 3 cm panjang 50 cm dibagi 2 geretan 10 cm untuk gagang/ pegangan; yang 40 cm dibentuk silinder sesbesar diameter pralon sehingga bisa masuk dalam pralon sepanjang 40 cm.

·           Cara Pakai :

Ø  Untuk Jamu Padat

Sebelum dipakai, sebaiknya gagang bambu ujungnya dibuat berjambul agar bisa berfungsi seperti klep. Alat ini bisa digunakan sebagai alat cetak untuk jamu padat agar bisa berbentuk seperti pelet/ bolus. Panjang bolus bisa disesuaikan dan kalau langsung diberikan bisa lewat pakan atau dicokol ke mulut langsung

Ø  Untuk Jamu Cair

Harus dipasang atau disambung dengan selang diameter 1 cm, diikat dengan karet bekas ban dalam agar rapat dan tidak bocor sehingga berfungsi menyerupai alat suntik sehingga bisa langsung disalurkan ke dalam mulut hewan ternak, bisa juga untuk menyedot cairan jamu ternak.

2.         Jamu Pencernakan Pada Ternak

!   Jamu Penambah Nafsu Makan dan Pengendali Cacing Pada Ternak

Ø  Bahan

ü  Tempe bosok yang dibungkus daun pisang 2 buah

ü  Buah pinang 10 butir

ü  Terigu 100 gram

ü  Tetes tebu secukupnya

Ø  Cara Membuat

ü  Pinang diambil bijinya kemudian digerus

ü  Tempe bosok dicampur dengan terigu

ü  Campurkan gerusan pinang, campuran tempe dan terigu ditambahi tetes kemudian diaduk – aduk sampai merata

ü  Masukkan dalam alat cetak yang kita buat diatas tadi kemudian didorong dengan bambu pendorong sehingga keluar sudah menyerupai pelat/ bolus.

ü  Dipotong dengan ukuran 5cm, kemudian dijemur sampai kering agar tahan lama

ü  Pemberian pada hewan ternak bisa secara langsung dicokolkan bisa juga dicampur dengan pakan konsentrat

ü  Dosis diatas bisa untuk 2 ekor sapi.

ü  Sebagai pencegahan diulang 3 bulan setelah pemberian yang pertama.

!   Jamu Mencret Pada Ternak

Ø  Bahan

ü  Daun Ungu/ Handeulem 7 lembar

ü  Daun jambu biji 7 lembar

ü  Kunyit 1 biji

Ø  Cara Membuat

ü  Rebus daun ungu dan daun jambu kedalam 3 gelas air, masukkan pula kunyit yang sudah diiris tipis – tipis

ü  Rebus sampai mendidih sampai volume air tinggal 50 %

ü  Didinginkan kemudian disaring

Ø  Cara Aplikasi

ü  Dengan alat yang kita buat diatas dengan disambung dengan selang kita sedot jamu tersebut kemudian dimasukkan kedalam mulut ternak dan kita dorong dengan pendorong sehingga cairan jamu akan keluar dan masuk rongga mulut hewan ternak.

ü  Dosis untuk 1 ramuan di atas bisa untuk 1 kali pemberian untuk 1 ekor sapi. Bila diperlukan bisa diberikan 3 kali sehari