A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 51
Function: _userAgent

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/bppkp/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/bppkp/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 168
Function: _userAgent

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/bppkp/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/bppkp/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/bppkp/public_html/system/core/Exceptions.php:271)

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 23

Backtrace:

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 23
Function: setcookie

File: /home/bppkp/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/bppkp/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabupaten Magelang

TEMU USAHA ANTARA PENGUSAHA DAN PETANI BERHASIL MEMBANTU MEMPERLUAS PASAR SERTA MENINGKATKAN PENJUAL

Berita Terkini

Pengembangan Agribisnis merupakan salah satu sektor yang mendapat perhatian serius dari pemerintah kabupaten magelang. Mengingat sempitnya lahan yang dikuasai oleh petani berakibat pada rendahnya kontribusi pendapatan petani dari sektor produksi pangan. Oleh karena itu diperlukan kreatifitas petani untuk meningkatkan pendapatan keluarganya. Yaitu dengan mengembangkan sektor olahan pangan yang berbasiskan pada komoditas pertanian.

Kendala yang dihadapi oleh petani dalam mengembangkan usaha olahan pangan diantaranya adalah terbatasnya pasar dan konsumen selain teknologi dan keterampilan pengolahan yang masih rendah.Untuk menjawab persoalan itu, Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan (BPPKP) Kabupaten Magelang dengan dukungan APBD Kabupaten Magelang tahun 2015, telah menggelar acara Temu Usaha yang mengundang dua pemilik toko oleh-oleh yang berada di Magelang yaitu : Toko oleh-oleh “Massugi” dan toko oleh-oleh “Lezat”. Acara tersebut diselenggarakan dan dibuka secara resmi oleh Kepala BPPKP Kabupaten Magelang pada tanggal 29 Oktober 2015.

Pembukaan Acara diwakili Kepala Bidang Pengembangan Kerjasama dan Programa Penyuluhan. Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Bapak Eko Bambang, JA, Msi diantaranya menyampaikan bahwa : “ Tujuan diselenggarakan kegiatan ini adalah terjalinnya kemitraan antara pelaku utama dengan pelaku usaha, penyedia modal, atau pemasaran”

 Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari kegiatan sebelumnya, yaitu pelatihan pembuatan kemasan produk pertanian. Dengan harapan setelah peserta termotivasi untuk mengembangkan usaha lebih luas dan mampu memperbaiki dan kemasan produknya maka langkah berikutnya adalah meningkatkan jaringan pemasaran produk olahan pangan pertanian. Dengan demikian berkembangnya usaha tersebut bisa meningkatkan pendapatan keluarga tani yang selama ini hanya mengandalkan sektor on farm.

Ibu Lani yang merupakan narasumber dan pemilik toko oleh-oleh “Massugi” menyampaikan bahwa Syarat- syarat produk makanan yang bisa masuk ke toko oleh-oleh Massugi diantaranya adalah: Rasanya harus enak; Packingnya bagus dan menarik; harus ada ijin produksi seperti IPRT; tanggal Kadaluwarsanya harus jelas; Konsistensi dan kesabaran serta kreatif harus dimiliki dan menjadi jiwa dari pengusaha; selain itu, Tulisan pada kemasan harus jelas; Harus saling memahami antara produsen dan penjual (pemilik toko); Win-win solution antara penjual dan pembuat produk.

Sedangkan Ibu Berta, yang menjadi narasumber dan pemilik Toko oleh-oleh “Lezat”. Menyatakan bahwa adanya ijin produk semacam P-IRT menjadi hal yang wajib dan harus dimiliki oleh pengusaha yang berminat untuk menjadi mitra dalam penjualan produknya. Toko “Lezat” merupakan toko oleh-oleh yang memiliki cabang dan jaringan pasar yang cukup luas di Kota Magelang. Ibu Berta memiliki komitmen untuk bisa membantu mengembangkan pasar dari pengusaha-pengusaha makanan kecil di Magelang. Beliau bersedia untuk membayar langsung di muka untuk produk yang dititipkan padanya sehingga dengan pembayaran semacam itu bisa membantu pengusaha kecil untuk menjalankan usahanya.

Hasil yang diperoleh dari acara ini diantaranya :

o   Peserta jadi termotivasi untuk lebih meningkatkan kulitas produknya sehingga menjadi lebih menarik, lebih tahan lama tapi tetap aman, dan lebih enak rasanyadengan demikian maka produk tersebut layak dijual di toko oleh-oleh.

o   Peserta menerima banyak masukan dan saran dari pengusaha-pengusaha tersebut mengenai produk dan kemasannya yang merupakan sampel sehingga produk yang dikemas menjadi lebih baik dan menarik.

o   Beberapa barang/ produk dari pengusaha kecil ini sudah memenuhi syarat dan bisa mengembangkan pemasarannya melalui Toko oleh-oleh “Massugi” dan Toko “Lezat”.

                  Pada tahun-tahun mendatang kegiatan semacam ini akan terus ditingkatkan kualitasnya dan diperluas jangkauannya. Sehingga usaha-usaha olahan yang berbasiskan pada produk pertanian akan semakin berkembang dan diharapkan akan berdampak pada peningkatan pendapatan keluarga tani di Kabupaten Magelang.