A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 51
Function: _userAgent

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/bppkp/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/bppkp/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 168
Function: _userAgent

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/bppkp/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/bppkp/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/bppkp/public_html/system/core/Exceptions.php:271)

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 23

Backtrace:

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 23
Function: setcookie

File: /home/bppkp/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/bppkp/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabupaten Magelang

DHARMA WANITA PERSATUAN DINAS PERTANIAN DAN PANGAN MERAIH JUARA 3 LOMBA MENGUKIR BUAH

WIDI DISTANPANGAN Artikel

Dharma Wanita Persatuan Dinas Pertanian dan Pangan berhasil menyabet juara 3 dalam  Lomba Mengukir Buah yang diselenggarakan oleh DWP Kabupaten Magelang pada tanggal 5 September 2018. Ibu Farikhah sebagai wakil Distan dan Pangan dalam lomba ini memang cukup dikenal piawai dalam ketrampilan mengukir segala jenis buah dan sayur. Mengukir buah atau yang kerap kali disebut fruit carving memang bukan ketrampilan mudah yang dikuasai sebagian besar orang karenan membutuhkan ketrampilan, imajinasi yang kuat, jiwa seni, ketelatenan, dan penguasaan terhadap peralatan yang dipakai. Buah yang dipakai dalam lomba kali ini adalah semangka, menurut juri hal ini cukup sulit karena buah semangka memiliki kulit yang cukup keras untuk diukir, namun demikian hasil yang diperoleh para peserta secara keseluruhan cukup bagus. Beberapa kekurangan yang menyebabkan peserta tidak memperoleh nilai maksimal adalah sebagian besar peserta tidak menggunakan kaos tangan dalam proses mengukir buah untuk menjaga buah tetap higienis dan penggunaan hiasan yang tidak bisa disantap dalam menyajikan buah yag telah diukir. Peilaian juri cukup rumit sehingga tidak hanya hasil yang dinilai, namun juga proses mengukir.

Buah buahan yang biasa digunakan antara lain buah melon, semangka, mentimun, jeruk, wortel, tomat, dan lain-lain. Tak hanya kayu dan batu saja yang bisa di ukir. Buah-buahan pun menjadi sangat cantik dan menarik ketika disentuh oleh tangan para seniman fruit carving. Dengan cekatan para seniman ini menjadikan buah-buahan utuh berubah menjadi layaknya patung yang memiliki nilai seni tinggi. Inilah Fruit Carving, sebuah seni dalam menghidangkan makanan dengan keindahan, biasanya media yang digunakan adalah buah-buahanan yang berbentuk bulat serta memiliki tekstur yang lunak. Alat-alat yang cukup sederhana yaitu, cutter, pisau bergerigi dan tusuk gigi jika diperlukan. Atau menggunakan alat khusus. Yang paling umum adalah pisau ukir. pisau yang digunakan pun bervariasi, dan memiliki fungsinya masing – masing ada yang berujung bengkok, untuk membuat guratan melengkung,

 Diharapkan ke depan Distan dan Pangan memiliki lebih banyak seniman buah karena ketrampilan ini sangat berkaitan erat dengan beberapa program kegiatan yang ada. Untuk itu perlu bagi para juara untuk menularkan ilmu kepada generasi selanjutnya agar dapat mendukung program kegiatan yang ada di masa-masa yang akan datang. Namun demikian ketrampilan ini tidak lepas dari minat dan bakat serta kemauan seseorang untuk terus beljar, karena ketrampilan mengukir bukan lah ketrampilan yang dapat dikuasai hanya melalui satu sesi belajar, melainkan karena intensitas latihan yang sering.