A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 51
Function: _userAgent

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/bppkp/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/bppkp/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 168
Function: _userAgent

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/bppkp/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/bppkp/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/bppkp/public_html/system/core/Exceptions.php:271)

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 23

Backtrace:

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 23
Function: setcookie

File: /home/bppkp/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/bppkp/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabupaten Magelang

Jejak Besi Di Lumpur Petani

Maqful Apriliyanto Berita Terkini

Teknologi terus berjalan seiring perjalanan waktu. Budidaya padi saat ini telah menggunakan hasil dari perkembangan teknologi di bidang pertanian, salah satunya traktor. Traktor diciptakan sebagai mesin pengolah lahan demi meningkatkan efisiensi waktu dalam mengolah lahan pertanian. Fungsi traktor sekarang telah mengantikan fungsi tenaga hewan seperti sapi dan kerbau dalam pengolahan tanah.

Pengolahan lahan menggunakan tenaga hewan seperti sapi dan kerbau membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan menggunakan traktor. Dalam satu Hektar lahan sawah pengolahan lahan menggunakan sapi ataupun kerbau petani membutuhkan waktu satu minggu sedangkan menggunakan traktor waktu yang dibutuhkan hanya dua hari. Lamanya waktu dalam mengolah tanah dengan menggunakan hewan ini mengakibatkan waktu tanam yang molor sehingga menghambat percepatan tanam.

Traktor memiliki berbagai macam jenis mulai dari yang bermesin kecil hingga bermesin besar. Pengolahan di lahan terasering di pegunungan sulit menggunakan traktor bermesin besar sehingga tercipta traktor dengan mesin kecil yang lincah. Dengan traktor mesin kecil ini daerah-daerah pengunungan yang awalnya dalam mengolah lahan menggunakan tenaga hewan saat ini telah bisa mengolah lahan dengan menggunakan traktor sehingga lebih menghemat waktudan tenaga. Dengan demikian para petani bisa mempercepat jadwal tanam mereka. Percepatan jadwal tanam ini akan sangat berpengaruh dengan ketersediaan air karena umumnya lahan pertanian di daerah pegunungan merupakan sawah tadah hujan.

Ketersediaan traktor diseluruh wilayah indonesia sangat di harapkan sebagai salah satu upaya modernisasi alat mesin pertanian dalam mendukung program swasembada pangan. Jejak-jejak roda besi traktor ini sangat diharapkan para petani yang belum terjamah dengan modernisasi teknologi di bidang pertanian ini.  Menteri Pertanian Amran Sulaiman dalam Tempo.co mengatakan semua alat pertanian akan dimodernisasi sehingga diharapkan bisa meningkatkan produktivitas padi serta memudahkan petani saat tanam dan panen. Modernisasi alat mesin pertanian (alsintan) akan dilakukan secara bertahap kepada daerah yang selama ini terkenal sebagai sentra prodduksi gabah.