A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 51
Function: _userAgent

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 14
Function: browser_user

File: /home/bppkp/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/bppkp/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 146

Backtrace:

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 146
Function: _error_handler

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 168
Function: _userAgent

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 15
Function: os_user

File: /home/bppkp/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/bppkp/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/bppkp/public_html/system/core/Exceptions.php:271)

Filename: models/Counter_model.php

Line Number: 23

Backtrace:

File: /home/bppkp/public_html/application/models/Counter_model.php
Line: 23
Function: setcookie

File: /home/bppkp/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 19
Function: simpanPengunjung

File: /home/bppkp/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kabupaten Magelang

Vanda Douglas, bunga anggrek persilangan yang cantik dan cocok ditanam di Kabupaten Magelang

DIAN R HARSONO Berita Terkini

Taman anggrek borobudur, sebagai UPT Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Magelang telah membudidayakan anggrek vanda douglas sejak awal berdiri di tahun 1982. Namun di tahun 2010 tanaman tersebut rusak, sehingga pada tahun 2012 dimulai lagi pembudidayaan vanda douglas bersamaan dengan diaktifkannya kembali Taman Anggrek Borobudur.



Vanda douglas merupakan salah satu jenis anggrek yang banyak disukai. Anggrek vanda memiliki variasi bentuk dan warna yang banyak sehingga anggrek ini diklasifikasikan menjadi 40 species. Keberadaan anggrek vanda tersebar mulai dari India bagian timur, Sri Langka, Myanmar, Thailand, Indochina, Filipina, Malaysia, Papua Nugini, Indonesia hingga Australia. Dari ke-40 species yang ada, sekitar 20 species berada di kepulauan Indonesia yang menyebar di hutan-hutan tropis di Pulau Jawa, Bali, Sumatra, Kalimantan, Maluku dan Papua.
 Kata "Vanda" secara etimologi berasal dari bahasa sansekerta yang berarti " indah ". Species Vanda pertama kali ditemukan oleh William Roxburgh pada tahun 1795 dan diberi nama oleh Sir W. Jones sebagai Vanda tessellata Roxb. Anggrek Vanda adalah angrek monopodial (anggrek yang batang utamanya tumbuh terus-menerus ke atas tanpa batas) yang hidup di daerah tropis atau subtropis dan merupakan jenis anggrek yang mudah dirawat. Habitat aslinya tumbuh di atas tanah (terestrial) dan ada pula yang hidup menempel pada batang-batang pohon sebagai tanaman epifit (Situmeang 2012).
 Berdasar bentuk daunnya, ada tiga kelompok anggrek Vanda yaitu Vanda –pensil, tanaman kelompok ini memiliki daun berbentuk pensil dengan penampang bundar seperti Vanda hookeriana dan Vanda teres. Vanda- ½ pensil memiliki daun berbentuk antara pensil dan sabuk seperti Vanda ameniana dan Vanda kimballiana. Vanda sabuk memiliki daun lebar dan memanjang menyerupai sabuk seperti Vanda tricolor, Vanda sumatrana, dan Vanda sandriana (l Haq 2012).
 Tanaman anggrek Vanda douglas merupakan anggrek hasil persilangan antara Vanda hookeriana dengan Vanda teres yang dilakukan oleh Miss Joaquim, seorang ahli botani yang tinggal di Singapura pada tahun 1893 (Situmeang 2012). Anggrek Vanda douglas saat ini telah menjadi salah satu ikon Negara Singapura dan telah dipatenkan.
Vanda douglas merupakan bunga hasil persilangan dimana sumber plasma nutfah yang digunakan merupakan spesies anggrek endemik Indonesia. Persilangan-persilangan yang dilakukan bermanfaat untuk meningkatkan keragaman dan menghasilkan spesies-spesies baru yang lebih baik.
 Keunggulan Anggek Vanda douglas hasil persilangan ini selain memiliki warna bunga yang menarik dan ukuran yang besar juga dapat hidup pada kondisi ketersediaan air yang terbatas. Tanaman anggrek Vanda douglas menyukai cahaya matahari langsung (full sun) sehingga tanaman anggrek Vanda douglas dapat dijumpai pada daerah pegunungan atau daerah yang bersuhu tropis dan tidak membutuhkan naungan sehingga mempermudah dalam perawatan. Tanaman ini memiliki corak berwarna ungu yang indah dan menawan (Situmeang 2012). Anggrek douglas merupakan salah satu jenis anggrek yang potensial. Termasuk dalam anggrek terestrial, yaitu anggrek yang berada di atas tanah. Dalam hal ini penulis ingin mengenalkan jenis anggrek vanda douglas, budidaya dan cara pengendalian hama penyakitnya, kepada masyarakat terutama pembaca setia Suara Gemilang. Perbanyakan anggrek vanda douglas dengan teknik stek, merupakan jenis perbanyakan secara vegetatif menggunakan batang atau tunas. Cara melakukan perbanyakan tanaman anggrek menggunakan teknik stek adalah dengan mengambil bagian tanaman yang tinnginya sudah mencapai 2 meter atau lebih, batang tanaman tersebut dipotong kurang lebih 80 cm dari pucuk tanaman. Bagian tanaman yang dipotong diberi perangsang akar, misalnya rotoon F kemudian ditanam pada media tanam. Di taman anggrek borobudur digunakan media tanam berupa sabut kelapa. Penanaman dilakukan berderet pada bedengan,   jika tidak memiliki lahan cukup, dapat ditanam di pagar rumah, menempel di pohon atau dalam pot. Media yang digunakan cukup arang sebagai alasnya dan sabut kelapa. Penyiraman: Penyiraman dilakukan setiap hari pagi dan sore, anggrek jenis ini membutuhkan sinar matahari penuh, sehingga janga ada naungan di atasnya. Pemupukan : Pada umur enam bulan, bagian pangkal batang yang ditanam tersebut telah tumbuh akar. Selanjutnya dilakukan pemupukan dengan pupuk kotoran kambing yang telah jadi pada pangkal tanaman/media tanam. Pupuk NPK dapat diberikan seminggu sekali untuk pupuk daun dan bergantian dengan pupuk bunga. Pada umur kurang lebih 10-12 bulan anggrek vanda douglas akan mulai berbunga, dengan muncul knop atau tangkai bunga terlebih dahulu.
Anggrek vanda douglas juga tidak terlepas dari masalah hama dan penyakit. Hama utama jenis ini adalah sejenis kumbang yang larva/ulatnya memakan bagian bunga/kuncup bunga sehingga menjadi busuk/ berlubang.

 

Pengendalian dapat dilakukan dengan cara mekanik, yaitu mengambil kelompok telur, larva atau kumbangnya yang dapat terbang rendah. Pengendalian juga dapat dilakukan dengan cara kimiawi yaitu dengan yaitu dengan insektisida berbahan aktif deltametrin,  dilakukan sejak muncul primordia bunga dan hasilnya cukup efektif. Selain kumbang kuning, hama lain yang yang menyerang adalah Thrips, thrip menyerap nutrisi pada bunga sehingga menyebabkan warna bunga pudar dan berwarna coklat/berkarat. Pengendalian dapat dilakukan dengan penyemprotan insektisida berbahan aktif deltrametrin, pada saat kuncup bunga muncul. Penyakit yang menyerang adalah busuk batang / daun. Gejalanya daun berwarna hitam, berbau busuk, dan daun mudah terlepas dari batang. Pengendalian dapat dilakukan dengan fungisida berbahan senyawa tembaga oksida, kristal tembaga oksi klorida (COC) yang mempunyai efek penghalang mekanik pada permukaan tanaman. Selain ketiga jenis hama penyakit tersebut, kadangkala daun anggrek vanda dimakan belalang dan dilapisi seperti tepung berwarna hitam disebut embun jelaga. Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) tersebut bukan hama penyakit berbahaya sehingga tidak perlu dikendalikan.
Vanda douglas merupakan jenis anggrek yang perawatannya mudah, sehingga bagi para pemula penggemar anggrek dapat mencoba membudidayakan anggrek jenis ini. Selamat mencoba!
Dian Rakhmawati Harsono
Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Magelang
HP : 085876221222