PENGUJIAN RESIDU PESTISIDA PANGAN SEGAR ASAL TUMBUHAN (PSAT) DI DUA PASAR TRADISIONAL DI KABUPATEN MAGELANG


Created At : 2022-12-21 00:00:00 Oleh : Dyah Woro Tri Haryati, S.TP*) Informasi Publik Dibaca : 45


Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Magelang pada Tahun Anggaran 2022 telah melaksanakan pengujian residu pestisida yang dibiayai oleh APBD II.  Pengujian ini dilakukan dengan mengambil sampel di dua pasar tradisional, yaitu Pasar Grabag dan Pasar Kaliangkrik/STA Kaliangkrik.  Undang-undang Nomor 18 tahun 2012 Pasal 68 (1) tentang Pangan mengamanatkan bahwa Pemerintah dan Pemerintah Daerah (Pemda) menjamin terwujudnya penyelenggaraan Keamanan Pangan disetiap rantai pangan secara terpadu. Sedangkan Pasal 71 (2) “Setiap orang yang menyelenggarakan kegiatan Pangan wajib menjamin Keamanan Pangan”. Hal ini diperkuat dengan Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang membagi kewenangan dalam pengawasan keamanan pangan segar antara Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota.  Dengan demikian karena adanya keterlibatan Pusat dan Daerah, maka diperlukan pembagian tugas yang jelas antara Pemerintah dan Pemda dalam pengawasan keamanan pangan segar. 

Sesuai dengan Permentan Nomor 53 tahun 2018, pelaksanaan pengawasan keamanan dan mutu PSAT dilakukan oleh OKKPD, yang merupakan fungsi dari Dinas yang menangani pangan, baik di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota. Adapun kegiatan pengawasan keamanan dan mutu PSAT ini, yang merupakan salah satu kegiatan pengawasan post market, dilakukan oleh Bidang/Seksi Keamanan Pangan yang merupakan salah satu Bidang/Seksi dalam dinas tersebut. 

Menurut Pedoman Pengawasan Keamanan Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) tahun 2021, pengawasan keamanan pangan direncanakan sebanyak 3 (tiga) kali pada bulan April, Agustus dan November.  Namun demikian, frekuensi pelaksanaan pengawasan menyesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah dengan tetap memperhatikan rancangan waktu tersebut.  Adapun pemilihan sampel dilakukan terhadap PSAT yang dikonsumsi dalam jumlah besar dan atau dengan frekuensi tinggi.  Hal tersebut dilakukan karena resiko keamanan pangan akan meningkat pada pangan yang dikonsumsi dalam jumlah besar dan atau frekuensi tinggi.  Berdasarkan angka dari Survey Sosial Ekonomi Nasional Kabupaten Magelang Tahun 2021 rata-rata konsumsi beras 215,9 gram/kapita/hari mengalami peningkatan pada tahun 2022 menjadi 216,7 gram/kapita/hari.  Selain komoditas beras, kelompok bahan pangan yang paling banyak dikonsumsi adalah kelompok sayur-sayuran.  Konsumsi sayur dan buah juga mengalami peningkatan dari 242,3 gram/kapita/hari pada tahun 2021 menjadi 254,5 gram/kapita/hari pada tahun 2022.  Apabila ditinjau dari jenis cemaran pangannya, kelompok sayur-sayuran adalah kelompok bahan pangan yang paling sering mengandung residu pestisida.

Pengujian tersebut menggunakan G9 Fast Pesticide Detection Kit.  Sampel yang diambil sebanyak 10 macam komoditas dan diambil 3-5 orang pedagang per pasar.    Teknik pengambilan sampel dengan metode kendaraan, kemudian masing-masing komoditas dikomposit.  Sampel yang diambil langsung diuji pada hari itu juga.  Adapun langkah-langkah pengujian sampel dilakukan sebagai berikut :

·       Potong sampel dan masukkan ke dalam botol ekstrak sekitar level 3 dari botol.

·       Tambahkan larutan ekstrak 6 ml, tutup rapat dan kocok atau pusaran dengan kuat selama 2 menit.

·       Buka tutupnya dengan hati-hati dan tuangkan larutan ekstrak ke dalam tabung reaksi dan uapkan larutan ekstrak dengan cara memasukkannya ke dalam cangkir yang berisi air hangat.

·       Selama penguapan, siapkan solution 1 dengan menambahkan distilled water 1 ml dan solution 3 dengan menambahkan distilled water 1,5 ml. Aduk lembut.

·       Aduk tabung yang sudah dicelupkan hingga tersis kuranng lebih 1 tetes, lalu kocok ke kiri dan kanan agar kering.  Tambahkan 3 ml solution 2 ke dalam tabung pada langkah 6 dan tabung kontrol.

·       Tambahkan 2 tetes larutan 1 ke dalam tabung yang dianalisis dan kontrol pada langkah 7, aduk rata dan inkubasi 5 menit.

·       Pindahkan larutan dari tabung analisis ke tabung sentrifus.  Tambahkan 2 tetes solution 3 ke dalam tabung analisis dan kontrol.  Tepat 5 menit, evaluasi warna dalam tabung analisis dibandingkan dengan tabung kontrol.

·       Cara menentukan hasil:

Oranye tua sebagai tabung kontrolaman

Oranye-merah muda→tidak aman (15% inhibisi)

Merah muda terang→sangat tidak aman

Berikut jenis sampel, nama pedagang, asal sampel dan hasil uji dari kedua pasar tersebut :

Pengambilan Sampel dan Pengujian Residu Pestisida Pangan Segar Asal Tumbuhan di Pasar Grabag

Tanggal 23 Juni 2022

 

NO

JENIS SAMPEL

NAMA PEDAGANG

ASAL SAMPEL

HASIL UJI

1

Sawi hijau

Pait

Desa Seloprojo Kec Ngablak

Negatif (-)

 

 

Fery

Ngablak

 

 

 

Yatun

Desa Selomirah Kec Ngablak

 

 

 

Fitri

Pasar Grabag

 

 

 

Supriyati

Pasar Grabag

 

2

Daun bawang

Pait

Desa Seloprojo Kec Ngablak

Negatif (-)

 

 

Wariyah

Pasar Grabag

 

 

 

Fery

Ngablak

 

 

 

Fitri

Pasar Grabag

 

 

 

Partinah

Pasar Grabag

 

3

Tomat

Mariyatun

Pasar Grabag

Negatif (-)

 

 

Mulyanah

Pasar Grabag

 

 

 

Fitri

Pasar Grabag

 

 

 

Partinah

Pasar Grabag

 

 

 

Liyama

Pasar Grabag

 

4

Kol

Mariyatun

Pasar Grabag

Negatif (-)

 

 

Wariyah

Pasar Grabag

 

 

 

Yatun

Desa Selomirah Kec Ngablak

 

 

 

Fitri

Pasar Grabag

 

 

 

Pi’ah

Pasar Grabag

 

5

Buncis

Mariyatun

Pasar Grabag

Negatif (-)

 

 

Wariyah

Pasar Grabag

 

 

 

Fery

Ngablak

 

 

 

Yatun

Desa Selomirah Kec Ngablak

 

 

 

Fitri

Pasar Grabag

 

6

Cabai Merah Keriting

Trimah

Desa Jogoyasan Kec Ngablak

Negatif (-)

 

 

Mulyanah

Pasar Grabag

 

 

 

Yatun

Desa Selomirah Kec Ngablak

 

 

 

Fitri

Pasar Grabag

 

 

 

Pi’ah

Pasar Grabag

 

7

Beras

Siti

Solo

Negatif (-)

 

 

Nursidah

Pasar Grabag

 

 

 

Nur

Pasar Grabag

 

8

Jeruk Keprok

Siti Munawaroh

Pasar Grabag

Negatif (-)

 

 

Inti

Malang

 

 

 

Nursidah

Pasar Grabag

 

 

 

Erna

Yogyakarta

 

9

Terong

Mulyanah

Pasar Grabag

Negatif (-)

 

 

Fery

Ngablak

 

 

 

Yatun

Desa Selomirah Kec Ngablak

 

 

 

Fitri

Pasar Grabag

 

 

 

Supriyati

Pasar Grabag

 

10

Sawi putih

Yatun

Desa Selomirah Kec Ngablak

Negatif (-)

 

 

Supriyati

Pasar Grabag

 

Pengambilan Sampel dan Pengujian Residu Pestisida Pangan Segar Asal Tumbuhan di Pasar Kaliangkrik

Tanggal 1 Juli 2022

NO

JENIS SAMPEL

NAMA PEDAGANG

ASAL SAMPEL

HASIL UJI

1

Seledri

Suyanto

Kaliangkrik

Negatif (-)

 

 

Warih

STA Kaliangkrik

 

 

 

Yati

STA Kaliangkrik

 

2

Daun bawang

Supriyadi

Kaliangkrik

Negatif (-)

 

 

Warih

STA Kaliangkrik

 

 

 

Yati

STA Kaliangkrik

 

3

Tomat

Asih

Kaliangkrik

Negatif (-)

 

 

Sri Utami

STA Kaliangkrik

 

 

 

Yati

STA Kaliangkrik

 

4

Kol

Suyanto

Kaliangkrik

Negatif (-)

 

 

Sri Utami

STA Kaliangkrik

 

 

 

Yati

STA Kaliangkrik

 

5

Buncis

Wakidah

Kaliangkrik

Negatif (-)

 

 

Warih

STA Kaliangkrik

 

 

 

Yati

STA Kaliangkrik

 

6

Cabai Merah Keriting

Asih

Kaliangkrik

Negatif (-)

 

 

Sri Utami

STA Kaliangkrik

 

 

 

Yati

STA Kaliangkrik

 

7

Labu Siam

Medi

Kaliangkrik

Negatif (-)

 

 

Warih

STA Kaliangkrik

 

 

 

Yati

STA Kaliangkrik

 

8

Cabai Rawit Merah

Asih

Kaliangkrik

Negatif (-)

 

 

Sri Utami

STA Kaliangkrik

 

 

 

Yati

STA Kaliangkrik

 

9

Terong

Asih

Kaliangkrik

Negatif (-)

 

 

Kanah

STA Kaliangkrik

 

 

 

Suwarti

STA Kaliangkrik

 

10

Semangka

Rika

Purworejo

Negatif (-)

 

 

Sulastri

Yogyakarta

 

 

 

Mustarikah

Kaliangkrik

 

Berdasarkan hasil pengujian di atas, Pangan Segar Asal Tumbuhan yang beredar di Pasar Grabag dan Pasar/STA Kaliangkrik menunjukkan hasil negatif (tidak reaktif), artinya residu pestisida yang terkandung dalam PSAT masih di Bawah BMR (Batas Maksimum Residu) dan aman untuk dikonsumsi.  Menurut SNI 7313:2008 dan PERMENTAN 53/2018 yang disampaikan oleh Dr. Wahida Annisa Yusuf, S.P., M.Sc (Balai Penelitian Lingkungan Pertanian) bahwa persyaratan keamanan PSAT :

·       Tidak mengandung cemaran biologis, kimia, dan benda lain yang melebihi ambang batas

·       Tidak menggunakan bahan penolong yang dilarang penggunaannya

·       Beberapa elemen yang diperlukan dalam system keamanan pangan nasional diatur dalam FAO.

Sedangkan sumber cemaran PSAT :

·       Residu pestisida

·       Logam berat

·       Mikroba

Berikut ini dokumentasi pengujian yang kami lakukan :

1.   Pasar Grabag


2.   Pasar Kaliangkrik/STA Kaliangkrik


KESIMPULAN

1.   Pangan Segar Asal Tumbuhan di Pasar Grabag dan Pasar Kaliangkrik/STA Kaliangkrik tidak mengandung residu pestisida yang melebihi Batas Maksimum Residu (BMR).

2.   Pangan Segar Asal Tumbuhan di Pasar Grabag dan Pasar Kaliangkrik/STA Kaliangkrik aman untuk dikonsumsi masyarakat.

*) Penulis adalah Pengawas Mutu Hasil Pertanian Ahli Muda pada Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Magelang.

Sumber : Pedoman Pengawasan Keamanan Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) Tahun 2021 Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian.

GALERI FOTO

Agenda

Tidak ada acara