PERCEPATAN PENGGUNAAN KARTU TANI DI BPP SECANG


Created At : 2019-04-25 00:00:00 Oleh : ASTI DYANING WARNI, S.P. PENYULUH PERTANIAN BPP KEC. SECANG Informasi Publik Dibaca : 325


Kecamatan Secang sebagai salah satu penyangga pangan di Kabupaten Magelang sangat bergantung kepada pupuk kimia. Mulai tahun 2016, transaksi pembelian pupuk di Kabupaten Magelang dilakukan menggunakan kartu tani.  Untuk pengajuan tahun 2019, petani yang terdaftar sebanyak 5.217 petani dengan luas tanam 7.873,82 ha. Pengajuan untuk masng-masing pupuk adalah urea  1.767.304 kg, pupuk ZA 474.946 kg, pupuk SP 36 447.410 kg, pupuk NPK 893.703 ha dan pupuk organik 26.097 kg.

Di kecamatan Secang terdapat 5 kios pengecer lengkap (KPL) yang melayani kebutuhan pupuk petani, yaitu Kios Al Amin, Kios Amanah, Toko Jambul, UD Slamet dan Kios Sekawan. Meskipun petani diharuskan menggunakan kartu tani saat membeli pupuk, namun ternyata persentase transaksinya masih rendah, sebesar 40 % atau nomor 7 dari 21 kecamatan di Kabupaten Magelang.   

Untuk mendongkrak persentase transaksi tersebut, BPP Secang melakukan pertemuan koordinasi dengan distributor pupuk, pengecer (KPL) dan perwakilan petani dari 20 desa, dan dihadiri oleh Admin Kartu Tani tingkat Kabupaten yaitu Bapak Singgih Pramono. Pertemuan tersebut dilaksanakan pada hari Selasa, 9 April 2019.  Dalam pertemuan itu digali permasalahan-permasalahan di lapangan dan dicari jalan keluarnya.

Beberapa permasalahan yang terjadi di lapangan di antaranya :

1.       Banyak kartu tani yang sudah kadaluwarsa / non aktif

2.       Adanya kesulitan sinyal

3.       EDC bermasalah

Solusi dari permasalahan-permasalahan tersebut adalah :

1.       Kartu-kartu yang non aktif harus di aktifkan lagi ke BRI Unit dengan membawa buku rekening dan KTP

2.       Petani bisa membeli pupuk secara tunai ke KPL resmi dengan membawa kartu tani yang aktif tanpa biaya tambahan, pengecer akan menggunakan aplikasi multy payment

3.       Pembelian pupuk secara berkelompok dengan membawa semua kartu tani anggota

4.     Petani yang belum mendaftarkan kartu tani diharapkan segera mendaftar karena untuk ke depannya kartu tani akan diterapkan di seluruh Indonesia, tidak hanya Jawa Tengah

5.       Ketersediaan pupuk di tahun mendatang mengikuti penggunaan pupuk di tahun ini, penggunaan pupuk otomatis sesuai data yang masuk lewat kartu tani, jadi transaksi pupuk menggunakan kartu tani harus tetap ditingkatkan

       Untuk mendukung peningkatan transaksi lewat kartu tani, penyuluh juga belajar menggunakan kartu tani menggunakan EDC , dengan diajari oleh admin Kabupaten. Dengan cara ini, diharapkan persentase penggunaan kartu tani dapat ditingkatkan, dan penyuluh dapat membantu mengatasi permasalahan-permasalahan tentang kartu tani di lapangan.  


GALERI FOTO

Agenda

Tidak ada acara